Senin, 25 April 2011
unit U.lier;
interface
uses
Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
Dialogs, StdCtrls;
type
TForm1 = class(TForm)
Label1: TLabel;
Label2: TLabel;
kode_dokter: TComboBox;
Label3: TLabel;
Edit1: TEdit;
Edit2: TEdit;
Label4: TLabel;
Edit3: TEdit;
Label5: TLabel;
GroupBox1: TGroupBox;
Label6: TLabel;
Label7: TLabel;
Edit5: TEdit;
Edit6: TEdit;
Label8: TLabel;
Button1: TButton;
Edit7: TEdit;
Button2: TButton;
Button3: TButton;
Edit8: TEdit;
Edit9: TEdit;
Button4: TButton;
Button5: TButton;
kode_obat: TComboBox;
Label9: TLabel;
Edit4: TEdit;
Button6: TButton;
Edit10: TEdit;
procedure Button5Click(Sender: TObject);
procedure Button4Click(Sender: TObject);
procedure kode_dokterClick(Sender: TObject);
procedure kode_obatClick(Sender: TObject);
procedure Button6Click(Sender: TObject);
procedure Button1Click(Sender: TObject);
procedure Button3Click(Sender: TObject);
private
{ Private declarations }
public
{ Public declarations }
end;
var
Form1: TForm1;
implementation
{$R *.dfm}
procedure TForm1.Button5Click(Sender: TObject);
begin
close;
end;
procedure TForm1.Button4Click(Sender: TObject);
begin
kode_dokter.Text:='pilihan';
edit1.clear;
edit2.Clear;
edit3.text:='0';
edit4.Text:='0';
edit10.Text:='0';
kode_obat.Text:='pilihan';
edit5.Clear;
edit6.Text:='0';
edit7.Text:='0';
edit8.Text:='0';
edit9.Text:='0';
end;
procedure TForm1.kode_dokterClick(Sender: TObject);
begin
if kode_dokter.text='DRA02'then
begin
edit1.text:='anisa';
edit2.text:='anak';
edit3.text:='100000';
end
else
if kode_dokter.text='DRJ01'then
begin
edit1.text:='jojo';
edit2.text:='jantung';
edit3.text:='500000';
end
else
if kode_dokter.text='DRM03'then
begin
edit1.text:='jamrong';
edit2.text:='bedah';
edit3.text:='1000000';
end;
end;
procedure TForm1.kode_obatClick(Sender: TObject);
begin
if kode_obat.text='BD'then
begin
edit5.text:='bodrek';
edit6.text:='5000';
end
else
if kode_obat.text='PR'then
begin
edit5.text:='paramek';
edit6.text:='4000';
end
else
if kode_obat.text='ST'then
begin
edit5.text:='stop cold';
edit6.text:='3000';
end;
end;
procedure TForm1.Button6Click(Sender: TObject);
begin
edit10.Text:=floattostr(strtofloat(edit6.Text)*strtofloat(edit4.Text));
end;
procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
begin
edit7.Text:=floattostr(strtofloat(edit3.Text)+ strtofloat(edit10.Text));
end;
procedure TForm1.Button3Click(Sender: TObject);
begin
edit9.Text:=floattostr(strtofloat(edit8.Text)-strtofloat(edit7.Text));
end;
end.
Minggu, 10 April 2011
Jangan Langsung Cuci Muka Saat Habis Panas-panasan
'Jangan cuci muka kalau sedang kepanasan nanti mukanya belang'. Kata-kata ini seringkali didengar oleh masyarakat. Benarkah habis panas-panasan tidak boleh cuci muka?
Cuci muka adalah bagian penting dari kehidupan sehari-hari manusia dan kegiatan ini seringkali dilakukan saat pagi dan malam hari sebelum tidur. Tapi saat cuaca sedang panas atau baru pulang bepergian seseorang ingin sekali langsung mencuci mukanya.
Kegiatan cuci muka bisa membantu membersihkan segala debu dan partikel yang menempel di wajah serta menjaga kelembaban kulit muka agar wajah tetap halus dan lentur serta mencegah timbulnya jerawat.
Tapi sebaiknya tidak mencuci muka saat sedang udara panas atau kepanasan, karena udara panas dan keringat bisa menyumbat pori-pori. Untuk itu tunggulah beberapa saat sampai suhu tubuh kembali normal dan pori-pori kulit berada dalam kondisi yang normal.
Setelah suhu tubuh normal barulah disarankan untuk mencuci muka. Tapi langkah yang paling penting adalah mencuci tangan terlebih dahulu agar kotoran, kuman dan zat-zat lain yang menempel di tangan tidak berpindah ke wajah, seperti dikutip dari Discovery, Jumat (8/4/2011).
Selain itu sebaiknya menahan keinginan untuk menggosok wajah dengan handuk agar bisa cepat bebas dari keringat. Karena jika suhu tubuh masih panas atau belum normal, pori-pori wajah akan tetap tersumbat.
Saat mencuci muka jangan menggunakan air yang panas karena bisa membuat kulit kering dan berbahaya. Gunakan air hangat untuk mencuci muka lalu membilasnya dan diakhiri dengan membasuh muka menggunakan air dingin.
Hindari daerah sekitar mata saat cuci muka karena sebagian besar bahan kimia yang terkandung di dalam sabun bisa mengiritasi mata. Dan daerah kelopak mata memiliki kulit yang paling sensitif jadi harus ekstra lembut di sekitar daerah itu. Serta hindari pula produk wajah yang mengandung wewangian karena bisa menjadi penyebab utama iritasi kulit.
Jika udara sedang panas atau baru pulang bepergian sebaiknya tunggu sesaat sampai suhu tubuh kembali normal dan tidak berkeringat lagi baru mencuci muka, sehingga hasil yang didapatkan bisa lebih maksimal.
Cuci muka adalah bagian penting dari kehidupan sehari-hari manusia dan kegiatan ini seringkali dilakukan saat pagi dan malam hari sebelum tidur. Tapi saat cuaca sedang panas atau baru pulang bepergian seseorang ingin sekali langsung mencuci mukanya.
Kegiatan cuci muka bisa membantu membersihkan segala debu dan partikel yang menempel di wajah serta menjaga kelembaban kulit muka agar wajah tetap halus dan lentur serta mencegah timbulnya jerawat.
Tapi sebaiknya tidak mencuci muka saat sedang udara panas atau kepanasan, karena udara panas dan keringat bisa menyumbat pori-pori. Untuk itu tunggulah beberapa saat sampai suhu tubuh kembali normal dan pori-pori kulit berada dalam kondisi yang normal.
Setelah suhu tubuh normal barulah disarankan untuk mencuci muka. Tapi langkah yang paling penting adalah mencuci tangan terlebih dahulu agar kotoran, kuman dan zat-zat lain yang menempel di tangan tidak berpindah ke wajah, seperti dikutip dari Discovery, Jumat (8/4/2011).
Selain itu sebaiknya menahan keinginan untuk menggosok wajah dengan handuk agar bisa cepat bebas dari keringat. Karena jika suhu tubuh masih panas atau belum normal, pori-pori wajah akan tetap tersumbat.
Saat mencuci muka jangan menggunakan air yang panas karena bisa membuat kulit kering dan berbahaya. Gunakan air hangat untuk mencuci muka lalu membilasnya dan diakhiri dengan membasuh muka menggunakan air dingin.
Hindari daerah sekitar mata saat cuci muka karena sebagian besar bahan kimia yang terkandung di dalam sabun bisa mengiritasi mata. Dan daerah kelopak mata memiliki kulit yang paling sensitif jadi harus ekstra lembut di sekitar daerah itu. Serta hindari pula produk wajah yang mengandung wewangian karena bisa menjadi penyebab utama iritasi kulit.
Jika udara sedang panas atau baru pulang bepergian sebaiknya tunggu sesaat sampai suhu tubuh kembali normal dan tidak berkeringat lagi baru mencuci muka, sehingga hasil yang didapatkan bisa lebih maksimal.
Kamis, 07 April 2011
Ekstasi Nikmatnya Sesaat, Setelah Itu Jadi Cepat Pikun
Jakarta, Ekstasi adalah salah satu dari obat terlarang selain kokain, ganja dan heroin. Studi terbaru menunjukkan bahwa pengguna ekstasi berisiko mengalami kerusakan otak yang menyebabkan kehilangan memori, pelupa dan cepat pikun.Ekstasi atau dikenal juga sebagai MDMA (Methylene Dioxy Meth Amphetamine) dikenal dapat meningkatkan perasaan bahagia, euforia, rasa keintiman dengan orang lain, serta meredakan depresi dan kegelisahan. Tapi obat ini juga sangat berbahaya bila disalahgunakan.
Studi terbaru ini adalah studi pertama yang menunjukkan bagaimana penggunaan obat kelas-A dalam jangka panjang dapat menyebabkan hippocampus ('gudang' memori pada otak) dapat menyusut.
Para ahli di Academic Research Centre di Amsterdam mempelajari otak pengguna ekstasi dengan menggunakan scan otak untuk memeriksa perubahan hippocampus.
Peneliti kemudian membandingkan ukuran otak 10 pengguna ekstasi jangka panjang, yang menggunakan lebih dari 250 tablet selama 6,5 tahun, dengan orang-orang yang tidak pernah menggunakan ekstasi sama sekali.
Peneliti menemukan bahwa volume otak rata-rata pengguna ekstasi 10 persen lebih kecil dibandingkan dengan kelompok kontrol, seperti dilansir Dailymail, Kamis (7/4/2011).
Bila dibandingkan, penyusutan hippocampus juga ditemukan pada penderita Alzheimer dan di antara pasien yang menderita penurunan fungsi otak.
Beberapa studi lain memang menemukan bahwa penggunaan ekstasi yang tepat dapat membantu pasien yang mengalami gangguan stres pasca-trauma (post-traumatic stress disorder atau PTSD), misalnya trauma pelecehan seksual dan juga digunakan untuk terapi penyandang autisme.
Tapi menurut National Institute on Drug Abuse, pengobatan ini tidak boleh dilakukan tanpa pengawasan dokter atau tenaga kesehatan lain.
Hal ini karena penyalahgunaan ekstasi dapat menyebabkan depresi, kecemasan berat dan masalah potensi kognitif. Ditambah lagi, ekstasi yang dijual bebas sudah banyak mengandung kontaminasi, yang tidak hanya dapat merusak otak tetapi juga membahayakan nyawa penggunanya.
Senin, 04 April 2011
blog blog blog: Ringkasan Buku Seri Panduan Pemrograman - Pemrogra...
blog blog blog: Ringkasan Buku Seri Panduan Pemrograman - Pemrogra...: "Delphi merupakan bahasa pemrograman berbasis Windows yang menyediakan fasili..."
Ringkasan Buku Seri Panduan Pemrograman - Pemrograman Borland Delphi 7 Lengkap dengan Contoh Aplikasi
Delphi merupakan bahasa pemrograman berbasis Windows yang menyediakan fasilitas pembuatan aplikasi visual seperti Visual Basic. Delphi memberikan kemudahan dalam menggunakan kode program, kompilasi yang cepat, penggunaan file unit ganda untuk pemrograman modular, pengembangan perangkat lunak, pola desain yang menarik serta diperkuat dengan bahasa pemrograman yang terstruktur dalam bahasa pemrograman Object Pascal. Delphi memiliki tampilan khusus yang didukung suatu lingkup kerja komponen Delphi untuk membangun suatu aplikasi dengan menggunakan Visual Component Library (VCL). Sebagian besar pengembang Delphi menuliskan dan mengkompilasi kode program dalam IDE (Integrated Development Environment).
Buku panduan ini merupakan bagian dari seri buku panduan pemrograman yang mengulas beberapa ketentuan dan prosedur pembuatan sebuah aplikasi dengan menggunakan Form Designer. Buku ini akan menuntun Anda menguasai Delphi secara bertahap, mulai dari tingkat penguasaan dasar sampai lanjutan sehingga dapat digunakan sebagai buku pegangan bagi Anda yang baru mulai belajar ataupun yang sudah mengenal Delphi.
Buku panduan ini merupakan bagian dari seri buku panduan pemrograman yang mengulas beberapa ketentuan dan prosedur pembuatan sebuah aplikasi dengan menggunakan Form Designer. Buku ini akan menuntun Anda menguasai Delphi secara bertahap, mulai dari tingkat penguasaan dasar sampai lanjutan sehingga dapat digunakan sebagai buku pegangan bagi Anda yang baru mulai belajar ataupun yang sudah mengenal Delphi.
sumbernya : http://book.store.co.id/Seri_Panduan_Pemrograman_-_Pemrograman_Borland_Delphi_7_Lengkap_dengan_Contoh_Aplikasi_buku_7172.html
Delphi 7 Personal Edition Portable dan VB 6.0 Portable
Saat ini aplikasi portable semakin banyak kita jumpai, hampir sebagian besar software baik yang free atau open source menyediakan aplikasi versi portable. Hal ini mungkin dengan begitu luasnya penggunaan media seperti USB Flash Disk. Tetapi bagi anda programmer Delphi atau VB, mungkin kesulitan menemukan Aplikasi Portable-nya.
Beberapa waktu lalu saya menemukan tools untuk membuat Delphi 7 Personal Edition Portable, juga Visual Basic 6.0. Meski memiliki beberapa keterbatasan, tetapi cukup lumayan jika kita ingin belajar programming dimana saja dan kapan saja..
Untuk membuat Delphi 7 PE Portable, program Delphi sudah harus di install di komputer dan dengan tools ini maka akan dihasilkan Delphi 7 PE versi Portable, yang bisa kita bawa di flash disk dengan mudah. Jadi download ini bukan aplikasi Delphi-nya sendiri, karena ukurannya hanya sekitar 418 KB.
Delphi 7 PE sendiri merupakan kompiler delphi yang dirilis sebagai freeware oleh Borland ketika itu, dan bebas digunakan secara personal asal bukan untuk komersial, karena memang komponen yang disertakan terbatas. Tetapi saat ini download Delphi 7 PE sudah tidak disediakan oleh CodeGear (sebelumnya Borland), meskipun begitu, masih ada link download di alamat lain (silahkan melihat dibawah).
Kalau VB 6.0 Portable sendiri berukuran sekitar 16 MB. VB versi portable ini lengkap dengan package deployment wizard dan VB6 runtime files, tetapi tidak ada icon, help file atau tambahan komponen. Jika anda familiar dengan VB Programming, versi ini sepertinya mencukupi. Informasi : Ketika menginstall program ini, klik saja “ignore” ketika muncul pesan error, karena beberapa program ditulis dalam VB 4, sehingga mungkin memunculkan pesan tersebut. Menurut pembuatnya hal itu tidak masalah, karena program berjalan dengan baik di windows Xp. Tetapi sayangnya kita tidak bisa menghasilkan file exe dengan versi portable ini ( atau mungkin saya ada yang kurang.. )
sumbernya dari :
http://ebsoft.web.id/2008/05/19/delphi-7-personal-edition-portable-dan-vb-60-portable/
Langganan:
Komentar (Atom)
